Bab buku dari Verba: Suara Pasif

Default avatar

Lara dari Teachy


Bahasa Inggris

Asli Teachy

Verba: Suara Pasif

Livro Tradicional | Verba: Suara Pasif

Dalam banyak jenis teks ilmiah dan jurnalistik, penggunaan suara pasif cukup umum untuk menggambarkan proses dan hasil secara objektif. Contoh yang sering ditemui dalam artikel ilmiah adalah: "Vaksin baru telah dikembangkan oleh kelompok riset setelah bertahun-tahun melakukan studi." Dengan menggunakan suara pasif, fokus diberikan pada pengembangan vaksin, bukan pada kelompok riset yang melakukannya.

Untuk Dipikirkan: Mengapa Anda rasa suara pasif lebih banyak digunakan dalam teks tertentu, seperti artikel ilmiah dan berita, dibandingkan suara aktif?

Suara pasif merupakan struktur gramatikal yang penting dalam bahasa Inggris, terutama dalam konteks formal dan ilmiah. Berbeda dengan suara aktif, di mana subjek kalimat melakukan tindakan, dalam suara pasif, subjek justru menerima tindakan tersebut. Struktur ini sering digunakan dalam teks di mana pihak yang melakukan tindakan kurang penting dibandingkan dengan tindakan itu sendiri atau hasil yang dihasilkan. Memahami suara pasif sangat penting untuk menghasilkan teks yang lebih tepat dan formal, serta memperbaiki pemahaman informasi di berbagai bidang seperti jurnalisme, ilmu pengetahuan, dan sastra.

Pentingnya suara pasif tidak hanya terletak pada tata bahasa; ia juga langsung berdampak pada kejelasan dan penekanan pesan yang disampaikan. Contohnya, dalam penelitian ilmiah, ketika menggambarkan eksperimen, kalimat "Eksperimen telah dijalankan oleh tim riset" lebih menekankan pada eksperimen itu sendiri dibandingkan pada siapa yang melakukan eksperimen. Ini sangat berpengaruh terhadap objektivitas dan ketidakberpihakan teks. Selain itu, suara pasif dapat menjadi alat yang efektif untuk menghindari pengulangan subjek yang tidak perlu, membuat teks lebih mengalir dan mudah dipahami.

Dalam bab ini, kita akan membedah secara mendalam tentang konsep suara aktif dan pasif, mempelajari cara mengubah kalimat antara kedua bentuk ini, serta mengidentifikasi suara pasif dengan benar dalam berbagai bentuk waktu kata kerja. Kami juga akan membahas penggunaan agen dalam suara pasif dan kapan agen tersebut bisa dihilangkan. Melalui contoh praktis dan latihan yang terarah, Anda akan mengembangkan kemampuan dalam menggunakan suara pasif secara efektif, meningkatkan akurasi dan kejelasan dalam komunikasi tertulis dalam bahasa Inggris.

Definisi Suara Aktif dan Pasif

Dalam bahasa Inggris, kalimat dapat dibentuk dalam dua cara utama: suara aktif dan suara pasif. Dalam suara aktif, subjek kalimat melakukan tindakan dari kata kerja. Misalnya, dalam kalimat 'Kucing mengejar tikus', 'kucing' adalah subjek yang melakukan tindakan 'mengejar' pada objek 'tikus'. Struktur ini sederhana dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari serta teks informal.

Sebaliknya, dalam suara pasif, subjek kalimat menerima tindakan dari kata kerja. Contoh kalimat 'Tikus dikejar oleh kucing' merupakan versi suara pasif dari kalimat sebelumnya. Di sini, 'tikus' menjadi subjek yang menerima tindakan 'dikejar', sedangkan 'kucing' adalah agen yang melakukan tindakan tersebut. Suara pasif umumnya digunakan dalam konteks formal, penulisan ilmiah, dan jurnalisme, di mana fokus terletak pada peristiwa atau objek tindakan, bukan pada pihak yang melakukannya.

Salah satu fitur penting dari suara pasif adalah kemampuannya untuk menghilangkan agen dari tindakan bila dianggap tidak relevan atau sudah jelas. Contohnya, kalimat 'Tikus dikejar' tetap benar dalam tata bahasa dan jelas, meskipun tanpa menyebutkan siapa yang melakukan tindakan tersebut. Ini sangat berguna dalam teks di mana penekanan lebih diletakkan pada hasil dari tindakan atau ketika pihak pelaku tidak diketahui atau tidak penting.

Struktur Suara Pasif

Struktur dasar dari suara pasif terdiri dari kata kerja 'to be' yang dikonjugasikan sesuai dengan waktu yang tepat, diikuti oleh past participle dari kata kerja utama. Misalnya, dalam kalimat 'Makanan dimasak oleh koki', 'dimaksudkan' adalah bentuk masa lalu dari kata kerja 'to be' dan 'dimasak' adalah past participle dari kata kerja 'memasak'. Struktur ini mengizinkan subjek kalimat untuk menerima tindakan, sehingga fokus kalimat dialihkan kepada objek tindakan.

Konjugasi kata kerja 'to be' dalam suara pasif harus sesuai dengan waktu kalimat dalam bentuk suara aktif. Sebagai contoh, jika kalimat aktif adalah 'Koki memasak makanan' (present simple), maka suara pasifnya menjadi 'Makanan dimasak oleh koki' (present simple dari 'to be' + past participle). Jika kalimat aktif adalah 'Koki memasak makanan' (simple past), maka suara pasifnya berbunyi 'Makanan sudah dimasak oleh koki' (simple past dari 'to be' + past participle).

Lebih jauh lagi, suara pasif dapat digunakan dalam berbagai bentuk waktu kata kerja, seperti present continuous ('sedang dimasak'), past continuous ('sedang dimasak'), present perfect ('sudah dimasak'), past perfect ('sudah dimasak'), future simple ('akan dimasak'), dan lainnya. Konjugasi yang benar dari kata kerja 'to be' sangat penting untuk membentuk suara pasif yang gramatis dalam waktu kata kerja apapun.

Mengubah Kalimat

Untuk mengubah kalimat dari suara aktif menjadi suara pasif, objek dari kalimat aktif dijadikan subjek kalimat pasif. Selanjutnya, kata kerja utama diubah sesuai dengan waktu kata kerja 'to be' diikuti oleh past participle dari kata kerja utama. Terakhir, subjek dari kalimat aktif menjadi agen dalam kalimat pasif yang diawali dengan preposisi 'oleh'. Sebagai contoh, kalimat aktif 'Koki memasak makanan' berubah menjadi kalimat pasif 'Makanan dimasak oleh koki'.

Contoh lainnya dapat dilihat dari kalimat aktif 'Siswa sedang mengerjakan PR'. Dalam suara pasif, kalimat ini menjadi 'PR sedang dikerjakan oleh siswa'. Perhatikan bahwa 'sedang mengerjakan' (present continuous) diubah menjadi 'sedang dikerjakan' (present continuous dari 'to be' + past participle), dan objek 'PR' menjadi subjek kalimat pasif.

Ada situasi di mana agen dari tindakan dapat dihilangkan dalam kalimat pasif, terutama ketika agen tersebut tidak diketahui, tidak relevan, atau sudah jelas dari konteks. Misalnya, kalimat aktif 'Seseorang mencuri mobil saya' dapat diubah menjadi 'Mobil saya dicuri', tanpa perlu menyebutkan 'oleh seseorang'. Hal ini tidak hanya menyederhanakan kalimat tetapi juga menekankan pada peristiwa tersebut ketimbang siapa yang melakukan tindakan.

Mengidentifikasi Suara Pasif

Mengidentifikasi kalimat dalam suara pasif melibatkan melihat struktur 'to be' + past participle dan memeriksa apakah subjek kalimat menerima tindakan. Contohnya, dalam kalimat 'PR telah diselesaikan oleh siswa', keberadaan 'sudah diselesaikan' menunjukkan bahwa kalimat ini dalam suara pasif, dengan 'PR' sebagai subjek yang menerima tindakan.

Penting untuk memperhatikan waktu kata kerja kalimat dalam suara pasif. Konjugasi kata kerja 'to be' akan menunjukkan waktu di mana tindakan terjadi. Misalnya, 'sedang dikerjakan' menunjukkan present continuous, sementara 'sudah diselesaikan' menunjukkan past perfect. Identifikasi yang tepat mengenai waktu kata kerja sangat penting untuk memahami konteks temporal dari tindakan yang digambarkan.

Kalimat dalam suara pasif dapat menyertakan atau menghilangkan agen dari tindakan. Ketika agen ada, biasanya diperkenalkan dengan preposisi 'oleh'. Namun, jika agen tidak dicantumkan, hal itu tidak mengurangi kegramatisan kalimat pasif, sebagaimana pada kalimat 'PR telah diselesaikan'. Mengidentifikasi suara pasif tanpa agen memerlukan perhatian pada struktur verbal dan konteks kalimat.

Renungkan dan Jawab

  • Renungkan bagaimana suara pasif dapat mengubah fokus dan penekanan pesan dalam berbagai konteks, baik dalam berita maupun artikel ilmiah.
  • Pikirkan situasi dalam kehidupan sehari-hari atau studi Anda di mana menggunakan suara pasif dapat membuat komunikasi lebih jelas atau lebih formal.
  • Pertimbangkan pentingnya mengenali dan memahami suara pasif saat membaca teks dalam bahasa Inggris, terutama dalam teks-teks yang lebih formal atau teknis.

Menilai Pemahaman Anda

  • Jelaskan perbedaan antara suara aktif dan suara pasif serta berikan contoh kapan masing-masing lebih tepat digunakan.
  • Jelaskan proses pengubahan kalimat dari suara aktif ke suara pasif, termasuk langkah-langkah yang diperlukan dan perubahan dalam struktur kalimat.
  • Analisis teks dalam bahasa Inggris, identifikasi kalimat dalam suara pasif dan jelaskan alasan penulis memilih menggunakan struktur ini.
  • Diskusikan pentingnya suara pasif dalam konteks formal dan ilmiah, memberikan contoh spesifik tentang aplikasinya.
  • Pertimbangkan skenario di mana agen dari tindakan tidak diketahui atau tidak relevan dan diskusikan bagaimana suara pasif dapat membantu dalam konteks tersebut.

Pikiran Akhir

Dalam bab ini, kita telah membahas secara mendalam penggunaan suara pasif dalam bahasa Inggris, yang merupakan struktur gramatikal yang penting, terutama dalam konteks formal, ilmiah, dan jurnalistik. Kita mulai dengan mendefinisikan perbedaan antara suara aktif dan suara pasif, serta bagaimana masing-masing menaruh fokus pada bagian yang berbeda dalam kalimat. Suara aktif itu langsung dan umum dalam percakapan sehari-hari, sementara suara pasif lebih sering digunakan untuk menempatkan penekanan pada tindakan atau objek dari tindakan, sering kali menghilangkan agen ketika dianggap tidak penting.

Selanjutnya, kita membahas struktur dari suara pasif yang terdiri dari konjugasi kata kerja 'to be' dalam waktu yang tepat, diikuti oleh past participle dari kata kerja utama. Ini memungkinkan kita untuk mengubah kalimat dari suara aktif menjadi suara pasif, sehingga menggeser fokus dari tindakan ke objek. Proses pengubahan kalimat adalah metode sistematis yang memerlukan perhatian terhadap detail gramatikal agar kalimat pasif tetap mempertahankan waktu kata kerja yang benar serta kejelasan pesan.

Kita juga telah membahas bagaimana cara mengidentifikasi kalimat dalam suara pasif, yang melibatkan analisis struktur 'to be' + past participle dan pemahaman konteks tindakan. Identifikasi yang benar dari suara pasif serta waktu kata kerjanya sangat penting untuk interpretasi yang akurat terhadap teks-teks dalam bahasa Inggris. Selain itu, kita menyoroti pentingnya mengetahui kapan sebaiknya menghilangkan agen dari tindakan, yang merupakan praktik umum dalam teks formal di mana fokus lebih pada hasil atau peristiwa itu sendiri.

Di akhir bab ini, penting untuk diingat bahwa suara pasif adalah alat yang sangat efektif dalam komunikasi tertulis dalam bahasa Inggris. Ini tidak hanya menambah kejelasan dan ketepatan tetapi juga memberikan pilihan kepada penulis untuk menekankan berbagai aspek dari pesan mereka. Melanjutkan berlatih dalam transformasi dan identifikasi kalimat dalam suara pasif akan memperkuat keterampilan gramatikal Anda serta meningkatkan kemampuan Anda untuk memahami dan menghasilkan teks formal dalam bahasa Inggris.


Iara Tip

Ingin mendapatkan akses ke lebih banyak bab buku?

Di platform Teachy, Anda dapat menemukan berbagai materi tentang topik ini untuk membuat Pelajaran Anda lebih dinamis! Permainan, slide, kegiatan, video, dan banyak lagi!

Pengguna yang melihat bab buku ini juga menyukai...

Default Image
Imagem do conteúdo
Buku
Menguasai Kata Sifat dalam Bahasa Inggris: Komunikasi yang Efektif dan Ekspresif
Lara dari Teachy
Lara dari Teachy
-
Image
Imagem do conteúdo
Buku
Menggambarkan Rutinitas Harian dan Informasi Pribadi dalam Bahasa Inggris
Lara dari Teachy
Lara dari Teachy
-
Teachy logo

Kami menciptakan kembali kehidupan guru dengan kecerdasan buatan

Instagram LogoLinkedIn LogoYoutube Logo
BR flagUS flagES flagIN flagID flagPH flagVN flagID flagID flagFR flag
MY flagur flagja flagko flagde flagbn flagID flagID flagID flag

2026 - Semua hak dilindungi undang-undang