Menciptakan Tari Kreasi dari Budaya Lokal

Rencana pelaksanaan pembelajaran ini memandu proses menciptakan karya tari kreasi yang terinspirasi dari budaya lokal.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Seni Tari

Tema: Menciptakan Karya Tari Kreasi dari Inspirasi Budaya Lokal

Alokasi Waktu: 150 menit

Tujuan Pembelajaran:

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep dasar tari kreasi dan unsur-unsur budaya lokal sebagai sumber inspirasi.
  2. Mengidentifikasi dan menganalisis potensi budaya lokal yang dapat dijadikan inspirasi dalam menciptakan karya tari.
  3. Merancang konsep karya tari kreasi yang inovatif dengan memanfaatkan elemen-elemen budaya lokal.
  4. Mengeksplorasi dan mengembangkan gerak tari berdasarkan inspirasi budaya lokal.
  5. Menyusun dan menata gerak tari menjadi sebuah koreografi yang utuh dan bermakna.
  6. Menampilkan karya tari kreasi dengan percaya diri dan ekspresif.

Materi Pembelajaran:

  1. Konsep Tari Kreasi:

    • Pengertian tari kreasi.
    • Perbedaan tari kreasi dengan tari tradisional.
    • Prinsip-prinsip dasar penciptaan tari kreasi.
  2. Budaya Lokal sebagai Sumber Inspirasi:

    • Pengertian budaya lokal dan elemen-elemennya (adat istiadat, cerita rakyat, mitos, kesenian, kerajinan, dll.).
    • Cara mengidentifikasi dan menganalisis potensi budaya lokal sebagai sumber inspirasi tari.
    • Contoh-contoh karya tari kreasi yang terinspirasi dari budaya lokal di Indonesia. Image
  3. Proses Penciptaan Tari Kreasi:

    • Tahap persiapan: observasi, riset, dan pemilihan ide.
    • Tahap eksplorasi gerak: improvisasi, eksperimen, dan pengembangan motif gerak.
    • Tahap komposisi: penataan gerak, pemilihan musik, properti, dan kostum.
    • Tahap evaluasi dan penyempurnaan.

Kegiatan Pembelajaran:

Pertemuan 1 (50 menit):

  1. Pendahuluan (10 menit):

    • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
    • Guru melakukan apersepsi dengan bertanya tentang pengalaman peserta didik dalam melihat atau mempelajari tari tradisional.
    • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan cakupan materi yang akan dipelajari.
  2. Kegiatan Inti (30 menit):

    • Mengamati: Guru menampilkan video atau gambar contoh karya tari kreasi yang terinspirasi dari budaya lokal (misalnya, tari Saman yang dikembangkan dengan sentuhan modern, atau tari yang mengangkat cerita rakyat setempat).
    • Menanya: Guru memfasilitasi diskusi tentang karakteristik tari kreasi, perbedaan dengan tari tradisional, dan potensi budaya lokal sebagai sumber inspirasi. Ajak peserta didik untuk memberikan contoh budaya lokal di daerah mereka yang menarik untuk dijadikan inspirasi tari.
    • Mengeksplorasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok memilih satu elemen budaya lokal (misalnya, motif batik, alat musik tradisional, atau cerita legenda) untuk dianalisis potensi geraknya.
    • Mengasosiasi: Setiap kelompok berdiskusi dan membuat catatan tentang ide-ide gerak yang mungkin dikembangkan dari elemen budaya lokal yang dipilih.
  3. Penutup (10 menit):

    • Guru memberikan umpan balik terhadap hasil diskusi kelompok.
    • Guru memberikan tugas individu kepada peserta didik untuk mencari informasi lebih lanjut tentang elemen budaya lokal yang dipilih dan mengembangkan ide-ide gerak yang lebih detail.
    • Guru menutup pelajaran dengan salam.

Pertemuan 2 (50 menit):

  1. Pendahuluan (10 menit):

    • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
    • Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
    • Guru memberikan motivasi kepada peserta didik untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran.
  2. Kegiatan Inti (30 menit):

    • Mengamati: Guru menampilkan contoh-contoh musik tradisional Indonesia yang dapat digunakan sebagai iringan tari kreasi.
    • Menanya: Guru memfasilitasi diskusi tentang cara memilih dan mengaransemen musik yang sesuai dengan konsep tari kreasi.
    • Mengeksplorasi: Peserta didik dalam kelompoknya masing-masing mulai mencoba-coba mengembangkan gerak tari berdasarkan ide-ide yang telah mereka kumpulkan. Guru memberikan bimbingan dan masukan kepada setiap kelompok.
    • Mengasosiasi: Setiap kelompok mencoba menyelaraskan gerak tari dengan musik yang telah dipilih. Mereka juga mulai memikirkan properti dan kostum yang sesuai dengan konsep tari mereka.
  3. Penutup (10 menit):

    • Guru memberikan umpan balik terhadap perkembangan setiap kelompok.
    • Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk melanjutkan pengembangan gerak tari dan mempersiapkan presentasi pada pertemuan berikutnya.
    • Guru menutup pelajaran dengan salam.

Pertemuan 3 (50 menit):

  1. Pendahuluan (10 menit):

    • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
    • Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
  2. Kegiatan Inti (30 menit):

    • Mengomunikasikan: Setiap kelompok menampilkan hasil eksplorasi gerak tari mereka di depan kelas.
    • Menanya: Guru dan peserta didik lainnya memberikan umpan balik dan saran perbaikan terhadap penampilan setiap kelompok.
    • Mencipta: Berdasarkan umpan balik yang diterima, setiap kelompok memperbaiki dan menyempurnakan gerak tari mereka.
    • Mengasosiasi: Setiap kelompok menyusun gerak tari menjadi sebuah koreografi yang utuh dan bermakna.
  3. Penutup (10 menit):

    • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan kreativitas peserta didik.
    • Guru memberikan tugas akhir kepada peserta didik untuk mempersiapkan penampilan karya tari kreasi mereka secara lengkap pada pertemuan berikutnya.
    • Guru menutup pelajaran dengan salam.

Metode Pembelajaran:

  • Ceramah
  • Diskusi
  • Demonstrasi
  • Eksplorasi
  • Presentasi

Media Pembelajaran:

  • Video tari kreasi
  • Gambar budaya lokal
  • Musik tradisional
  • Properti tari
  • Kostum tari

Sumber Belajar:

  • Buku teks seni budaya
  • Internet
  • Narasumber (seniman tari lokal)

Penilaian:

  • Penilaian Sikap: Observasi selama proses pembelajaran (kerjasama, tanggung jawab, kreativitas).
  • Penilaian Pengetahuan: Tes tertulis tentang konsep tari kreasi dan budaya lokal.
  • Penilaian Keterampilan: Penilaian praktik (kemampuan mengeksplorasi gerak, menyusun koreografi, dan menampilkan tari).

Rubrik Penilaian Keterampilan (Praktik):

Aspek yang Dinilai

Sangat Baik (4)

Baik (3)

Cukup (2)

Kurang (1)

Eksplorasi Gerak

Mampu mengeksplorasi gerak dengan sangat kreatif dan inovatif, menghasilkan variasi gerak yang kaya dan bermakna.

Mampu mengeksplorasi gerak dengan cukup kreatif dan menghasilkan variasi gerak yang cukup baik.

Kurang mampu mengeksplorasi gerak, menghasilkan variasi gerak yang terbatas.

Tidak mampu mengeksplorasi gerak dan menghasilkan variasi gerak.

Komposisi Koreografi

Mampu menyusun koreografi dengan sangat baik, menghasilkan rangkaian gerak yang harmonis, dinamis, dan bermakna.

Mampu menyusun koreografi dengan baik, menghasilkan rangkaian gerak yang cukup harmonis dan dinamis.

Kurang mampu menyusun koreografi, menghasilkan rangkaian gerak yang kurang harmonis dan dinamis.

Tidak mampu menyusun koreografi.

Penampilan

Menampilkan tari dengan sangat percaya diri, ekspresif, dan menguasai teknik gerak dengan baik.

Menampilkan tari dengan cukup percaya diri, ekspresif, dan menguasai teknik gerak dengan cukup baik.

Kurang percaya diri, kurang ekspresif, dan kurang menguasai teknik gerak.

Tidak percaya diri, tidak ekspresif, dan tidak menguasai teknik gerak.

Kesesuaian dengan Tema

Gerak, musik, properti, dan kostum sangat sesuai dengan tema budaya lokal yang dipilih.

Gerak, musik, properti, dan kostum cukup sesuai dengan tema budaya lokal yang dipilih.

Gerak, musik, properti, dan kostum kurang sesuai dengan tema budaya lokal yang dipilih.

Gerak, musik, properti, dan kostum tidak sesuai dengan tema budaya lokal yang dipilih.

Refleksi Guru:

Setelah melaksanakan pembelajaran ini, guru perlu merefleksikan:

  • Apakah tujuan pembelajaran telah tercapai?
  • Bagaimana respon peserta didik terhadap materi dan kegiatan pembelajaran?
  • Apa saja kendala yang dihadapi selama pembelajaran?
  • Apa saja hal-hal yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran selanjutnya?

Semoga RPP ini bermanfaat untuk Anda dalam membimbing peserta didik menciptakan karya tari kreasi yang membanggakan!


Iara Tip

Butuh lebih banyak materi untuk mengajar topik ini?

Saya bisa membuat slide, kegiatan, ringkasan, dan 60+ jenis materi lainnya. Benar sekali, tidak perlu lagi begadang! :)

Pengguna yang melihat rencana Pelajaran ini juga menyukai...

Image
Imagem do conteúdo
Rencana Pelajaran
Menggambar Ragam Hias dan Pattern
Yudi
Yudi
-
Image
Imagem do conteúdo
Rencana Pelajaran
Ethno-Eco Fashion: Transformasi Limbah Tekstil Menjadi Produk Kriya Bernilai Jual
Nova Hariyanto
Nova Hariyanto
-
Image
Imagem do conteúdo
Rencana Pelajaran
Kreasi Seni Rupa dari Limbah Plastik
Leniria Gulo
Leniria Gulo
-
Image
Imagem do conteúdo
Rencana Pelajaran
Mengenal Musik dan Unsur-unsurnya
Ara Dila
Ara Dila
-
Teachy logo

Kami menciptakan kembali kehidupan guru dengan kecerdasan buatan

Instagram LogoLinkedIn LogoYoutube Logo
BR flagUS flagES flagIN flagID flagPH flagVN flagID flagID flagFR flag
MY flagur flagja flagko flagde flagbn flagID flagID flagID flag

2026 - Semua hak dilindungi undang-undang