Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Matematika - Kurikulum Merdeka
Fase: B Kelas: 4 Topik: Pecahan Senilai Alokasi Waktu: 210 menit (3 x 70 menit)
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat:
- Memahami konsep pecahan senilai.
- Menentukan pecahan-pecahan yang senilai dengan cara mengalikan dan membagi pembilang dan penyebut.
- Menjelaskan dan menemukan pecahan senilai menggunakan model konkret dan gambar.
- Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pecahan senilai.
B. Dimensi Profil Pelajar Pancasila dan Panca Cinta
- Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Mengagumi keteraturan dan keindahan ciptaan Tuhan dalam konsep matematika.
- Berkebinekaan Global: Menghargai perbedaan pendapat dalam diskusi kelompok mengenai pecahan senilai.
- Mandiri: Mengerjakan tugas secara mandiri dan bertanggung jawab.
- Bergotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah pecahan senilai.
- Bernalar Kritis: Menganalisis dan mengevaluasi strategi yang digunakan untuk menemukan pecahan senilai.
- Kreatif: Menciptakan representasi visual pecahan senilai yang unik.
- Cinta Tanah Air: Menggunakan contoh-contoh pecahan senilai yang relevan dengan konteks Indonesia, misalnya dalam pembagian makanan tradisional.
- Cinta Sesama: Menunjukkan kepedulian terhadap teman sekelas dengan membantu mereka memahami konsep pecahan senilai.
- Cinta Ilmu: Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap konsep pecahan senilai dan aplikasinya.
- Cinta Lingkungan: Menggunakan alat peraga yang ramah lingkungan dalam pembelajaran pecahan senilai.
- Cinta Kebenaran: Berusaha mencari dan menyampaikan informasi yang benar tentang pecahan senilai.
C. Kompetensi Dimensi Profil Pelajar Pancasila dan Panca Cinta
Dimensi/Elemen
Target Pencapaian
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME
Menyadari hubungan keteraturan dan keindahan matematika dengan ciptaan Tuhan.
Berkebinekaan Global
Terbuka terhadap perbedaan pendapat dan menghargai kontribusi setiap anggota kelompok.
Mandiri
Mampu mengatur diri sendiri dalam menyelesaikan tugas dan bertanggung jawab atas hasilnya.
Bergotong Royong
Berkolaborasi secara efektif dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
Bernalar Kritis
Mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi serta menarik kesimpulan yang beralasan.
Kreatif
Menghasilkan ide-ide orisinal dalam memecahkan masalah dan menciptakan representasi visual.
Cinta Tanah Air
Menunjukkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia dengan menggunakan contoh-contoh kontekstual.
Cinta Sesama
Menunjukkan empati dan kepedulian terhadap orang lain.
Cinta Ilmu
Menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dan semangat untuk belajar.
Cinta Lingkungan
Menggunakan sumber daya secara bijak dan bertanggung jawab.
Cinta Kebenaran
Berusaha mencari dan menyampaikan informasi yang akurat dan terpercaya.
D. Praktik Pedagogik
- Pembelajaran Berdiferensiasi: Menyediakan berbagai pilihan aktivitas dan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar siswa yang berbeda.
- Pembelajaran Inkuiri: Mendorong siswa untuk bertanya, menyelidiki, dan menemukan jawaban sendiri.
- Pembelajaran Kolaboratif: Memfasilitasi kerja kelompok dan diskusi untuk membangun pemahaman bersama.
- Umpan Balik Formatif: Memberikan umpan balik yang konstruktif dan berkelanjutan untuk membantu siswa meningkatkan pemahaman mereka.
- Penggunaan Teknologi: Mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan menyediakan akses ke sumber belajar yang lebih luas.
E. Mitra Pembelajaran
- Orang tua/wali siswa: Melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran dengan memberikan informasi tentang topik yang sedang dipelajari dan memberikan tugas rumah yang relevan.
- Guru kelas lain: Berkolaborasi dengan guru kelas lain untuk mengintegrasikan konsep pecahan senilai ke dalam mata pelajaran lain, seperti seni atau olahraga.
- Komunitas lokal: Mengundang anggota komunitas lokal yang memiliki keahlian dalam bidang matematika atau keuangan untuk berbagi pengalaman mereka dengan siswa.
F. Lingkungan Pembelajaran
- Menciptakan lingkungan kelas yang inklusif dan mendukung, di mana siswa merasa aman untuk mengambil risiko dan berbagi ide.
- Menyediakan ruang fisik yang fleksibel dan mudah diakses untuk berbagai aktivitas pembelajaran.
- Memastikan akses ke sumber belajar yang relevan dan berkualitas tinggi, termasuk buku, alat peraga, dan teknologi.
- Menjalin hubungan yang positif dan suportif dengan siswa.
G. Pemanfaatan Digital
- Menggunakan perangkat lunak atau aplikasi untuk memvisualisasikan pecahan senilai.
- Menonton video pembelajaran tentang pecahan senilai.
- Mencari informasi tentang pecahan senilai di internet.
- Menggunakan platform daring untuk berkolaborasi dengan siswa lain.
H. Pengalaman Belajar (Setiap Pertemuan)
Prinsip Pembelajaran:
- Berpusat pada Siswa: Aktivitas dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan minat siswa.
- Kontekstual: Mengaitkan konsep pecahan senilai dengan pengalaman sehari-hari siswa.
- Aktif: Siswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran melalui kegiatan eksplorasi, diskusi, dan pemecahan masalah.
- Menyenangkan: Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi.
Pertemuan 1: Memahami Konsep Pecahan Senilai (70 menit)
-
Kegiatan Awal (10 menit):
- Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
- Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan tentang pengalaman siswa membagi makanan atau benda lain kepada teman-temannya. Misalnya, "Siapa yang pernah membagi kue dengan teman? Bagaimana cara kalian membaginya agar semua mendapatkan bagian yang sama?"
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
-
Kegiatan Inti (50 menit):
- Guru menjelaskan konsep pecahan senilai menggunakan contoh-contoh sederhana.

- Siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil.
- Setiap kelompok diberikan potongan kertas atau buah.
- Siswa diminta untuk membagi potongan kertas atau buah tersebut menjadi beberapa bagian yang sama besar.
- Siswa diminta untuk menemukan pecahan-pecahan yang senilai dengan membandingkan bagian-bagian yang telah mereka buat.
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil temuannya di depan kelas.
- Guru menjelaskan konsep pecahan senilai menggunakan contoh-contoh sederhana.
-
Kegiatan Penutup (10 menit):
- Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi setiap kelompok.
- Guru memberikan penguatan terhadap konsep pecahan senilai.
- Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh-contoh pecahan senilai dalam kehidupan sehari-hari.
Pertemuan 2: Menemukan Pecahan Senilai (70 menit)
-
Kegiatan Awal (10 menit):
- Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
- Guru melakukan review terhadap materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
-
Kegiatan Inti (50 menit):
- Guru menjelaskan cara menemukan pecahan senilai dengan mengalikan dan membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama.
- Siswa diberikan soal-soal latihan tentang menemukan pecahan senilai.
- Siswa bekerja secara individu untuk menyelesaikan soal-soal tersebut.
- Guru memberikan bantuan kepada siswa yang mengalami kesulitan.
- Siswa saling memeriksa jawaban dengan teman sebangkunya.
-
Kegiatan Penutup (10 menit):
- Guru membahas soal-soal latihan yang sulit.
- Guru memberikan penguatan terhadap cara menemukan pecahan senilai.
- Guru memberikan tugas rumah untuk mencari pecahan senilai dari beberapa pecahan yang diberikan.
Pertemuan 3: Pemecahan Masalah Kontekstual (70 menit)
-
Kegiatan Awal (10 menit):
- Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
- Guru melakukan review terhadap materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
-
Kegiatan Inti (50 menit):
- Guru memberikan contoh-contoh masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pecahan senilai. Misalnya, "Ibu membeli kilogram gula. Kemudian, ibu membeli lagi kilogram gula. Apakah gula yang dibeli ibu sama banyak?"
- Siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil.
- Setiap kelompok diberikan masalah yang berbeda.
- Siswa bekerja sama untuk memecahkan masalah tersebut.
- Setiap kelompok mempresentasikan solusi mereka di depan kelas.
-
Kegiatan Penutup (10 menit):
- Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi setiap kelompok.
- Guru memberikan penguatan terhadap cara menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pecahan senilai.
- Guru memberikan tugas rumah untuk membuat soal cerita tentang pecahan senilai dan menyelesaikannya.
I. Asesmen
- Asesmen Formatif:
- Observasi selama kegiatan pembelajaran.
- Umpan balik dari siswa.
- Diskusi kelas.
- Kuis singkat.
- Asesmen Sumatif:
- Tes tertulis (soal pilihan ganda dan uraian).
- Proyek (membuat representasi visual pecahan senilai atau menyelesaikan masalah kontekstual).
Lampiran
- Lembar Kerja Siswa (LKS)
- Soal-soal latihan
- Rubrik penilaian proyek
- Media pembelajaran (potongan kertas, buah, gambar, video)